Tampilkan postingan dengan label TNI AD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI AD. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 April 2012

TNI Kirim Pasukan ke Perbatasan Malaysia




Sebanyak 650 personel dari Batalyon 413 Divisi 2 Kostrad mengikuti upacara pelepasan sebelum berangkat bertugas di Kalimantan Timur dari Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/3/2012). Mereka akan menjalankan tugas rutin menjaga perbatasan dengan Malaysia.

KOMPAS.com — TNI mengirim pasukan dari Batalyon 413 Divisi 2 Kostrad ke Kalimantan Timur dari Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/3/2012).

Pasukan sebanyak 650 orang ini akan bertugas selama enam bulan untuk menjaga wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Ini merupakan tugas rutin untuk menggantikan pasukan sebelumnya. Mereka akan mengawasi wilayah perbatasan sepanjang 1.043 kilometer yang rawan terhadap kejahatan seperti penyelundupan dan pembalakan liar.

Panglima Divisi 2 Kostrad Mayor Jenderal Ridwan memberikan pesan agar pasukan menjaga nama baik saat bertugas dan mematuhi standar operasi yang berlaku. "Pasukan harus bertugas dengan baik jangan bertindak melanggar hukum dan jangan cepat pingin kaya dengan tindakan yang tidak benar," pesan Ridwan terhadap pasukannya.

Ridwan juga mengatakan, mereka akan selalu mengawasi dan melindungi titik batas agar tidak bergeser yang nantinya merugikan wilayah kedaulatan Indonesia.

Source : Kompas

Sabtu, 24 Desember 2011

TNI Angkatan Darat Bentuk Tiga Divisi Baru



6th August - Submitted by IndonesianDefense.com
KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo. (FOTO ANTARA/Reza Fitriyanto)
Jakarta (ANTARA News) – TNI Angkatan Darat membentuk tiga divisi baru untuk mendukung tugas pokok matra darat menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhi Wibowo usai bersilaturahmi dengan para purnawirawan TNI Angkatan Darat di Jakarta, Rabu, mengatakan, divisi baru tersebut mencakup unit mekanis, lintas udara, dan mobilitas udara.
“Penambahan divisi baru tersebut sesuai modernisasi dan rematerialisasi,” katanya.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AD Brigadir Jenderal TNI Wiryantoro menambahkan, penambahan kekuatan itu diutamakan pada kendaraan tempur dan mobilitas pasukan.
Unit mekanis adalah satuan infanteri plus yang memiliki unit kavaleri tersendiri. “Saat ini ada batalyon mekanis baru dibentuk di Jakarta,” ungkapnya.
Wiryantoro mengatakan, unit lintas udara dan mobilitas udara merupakan satuan infanteri yang memiliki mobilitas tinggi dan dapat digelar dengan cepat di daerah operasi.
Ia menambahkan, satuan-satuan tersebut cocok dikerahkan di daerah hutan rimba, seperti di kawasan Papua dan Kalimantan.(*)
(antaranews.com)

Sabtu, 09 Juli 2011

Kopassus-Militer China Latihan Bersama Penanggulangan Terorisme












Militer Indonesia-China


Pasukan Khusus militer Indonesia (Kopassus) dan Militer Republik Rakyat China memulai latihan bersama penanggulangan terorisme untuk kali pertama.

Kepala Staf Komando Militer Jinan Letnan Jenderal Zhao Zongqi di Bandung, Senin mengatakan, latihan militer ini merupakan kali pertama dilakukan, dan menurutnya memberikan pengaruh strategis tidak saja di kawasan regional tetapi juga internasional.

Berbicara pada pembukaan latihan bersama dengan sandi "Sharp Knife 2011" itu, Jendral Zongqi menambahkan, latihan bersama itu merupakan langkah nyata dari kemitraan strategis yang disepakati RI-China, terutama di bidang pertahanan.

"Latihan ini merupakan kesepakatan dua kepala negara, yang ditindaklanjuti pejabat tinggi militer kedua negara," kata Zongqi.

Zongqi mengatakan, latihan bersama yang baru kali pertama diadakan oleh militer Indonesia dan China, khususnya dalam penanggulangan terorisme dapat menjadi tonggak strategis bagi kerja sama dan hubungan kedua negara yang lebih baik di masa datang dan terus meningkat.

"Terutama dalam penanganan terorisme yang telah menjadi ancaman internasional," kata Zongqi.

Zongqi mengemukakan, melalui latihan bersama itu kedua pihak dapat saling belajar, saling bertukar pengalaman dan pengetahuan, kemampuan baik teknik maupun taktik operasi.

Sementara itu, Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, kerja sama pasukan khusus kedua negara telah dirintis sejak 2006 melalui forum konsultasi bersama kedua pihak.

"Kerja sama dengan sejumlah negara memiliki manfaat bagi kedua pihak, termasuk kerja sama dengan China yang mengalami pertumbuhan pesat di segala bidang termasuk pertahanan," katanya.

Lodewijk mengatakan, perubahan lingkungan strategis baik di tingkat regional maupun global harus dicermati, diantisipasi dan ditanggapi dengan cepat dan tepat sasaran.

"Karena itu, latihan bersama ini diharapkan dapat memberikan respon yang tepat dan cepat, bagi kedua negara dalam menghadapi ancaman yang berkembang baik ancaman faktual dan potensial," katanya.

Lodewijk menjelaskan, melalui latihan bersama ini kedua pihak bisa saling mengisi dan mengembangkan potensi yang dimiliki untuk kebutuhan masing-masing pihak dalam menghadapi segala ancaman.

Latihan yang dipusatkan di Pusat Pendidikan Kopassus Batujajar berlangsung 6 hingga 19 Juni 201.

Materi yang dilatihkan menembak tepat, tembak reaksi 1 sampai 4, serbuan rumah ban, teknik pertempuran jarak dekat (PJD), Method of Entry (MoE), teknik dan taktik pembebasan sandera dan penerjunan statik dan free fall serta studi kasus tentang terorisme.

Tujuan latihan bersama meningkatkan kemampuan serta ketrampilan antara anggota TNI, khususnya Kopassus dan militer China atau People's Liberation Army (PLA) dalam bidang taktik dan teknik operasi khusus.

Selain itu, meningkatkan kemampuan kedua belah pihak dalam mengantisipasi berkembangnya ancaman terorisme. (GFI/ANT)

YONIF 113/JS GELAR LATIHAN KETAHANAN MARS


Oleh : Penrem 011/lw

08-Jul-2011, 14:22:04WIB



   
Puluhan Prajurit Mayonif 113/JS melaksanakan kegiatan Latihan ketahanan Mars ( Hanmars),   latihan ketahanan Mars tersebut menjalani rute Mayonif 113/JS, Juli  sampai ke kompi bantuan sejauh 9 KM, Kamis ( 7/7 ).

Danyonif 113/JS Mayor Inf Triadi mengatakan bahwa kegiatan latihan ketahan mars bertujuan untuk  melatih  tingkat kemampuan, dan ketahanan daya tahan tubuh. Sehingga fisik prajurit semakin baik dan tetap  dalam kondisi prima.

Selain itu latihan ketahanan mars bagi prajurit merupakan salah satu sarana yang yang baik dan ampuh unutk membina kemampuan ketahanan dan dayah tahan tubuh dalam  melakukan perjalanan  jauh dengan membawa beban rangsel, senjata, helm dan lain sebagainya.

Danyonif 113/JS mengharapkan dengan pelaksanaan kegiatan  yang terencana dan terukur,  maka kedepan akan terbentuk watak, dan sikap serta kepribadian prajurit yonif 113/JS yang lebih berkualtias, tangguh, kokoh, kuat dan selalu profesional di dalam  melakukan setiap  pelaksanaan tugas.

Danyonif 113/.JS juga menambahkan sebagai salah satu pilar satuan tempur di bawah Korem 011/LW, Yonif 113/JS harus selalu siap  kapan saja dibutuhkan untuk melaksnakan setiap tugas  yang diberikan oleh satuan komando atas.(Penrem 011/Dispenad)